Tentang Komunitas Belajar Filsafat Matematika
Ass. Wr. Wb.
Mendidik, sebuah kata yang memiliki esensi sangat penting dalam peradaban manusia sebagai mahluk ALLAH SWT. Ia adalah tugas setiap manusia, apakah dia sebagai guru, dokter, tukang becak, ustad, pegawai kantoran dan sebagainya. Siapa saja dan tidak terbatas hanya bagi orangtua maupun guru wajib mendidik orang lain.
Bentuk mendidik bisa beraneka macam, bisa dalam bentuk nasehat, wejangan, petuah ataupun petunjuk. Ini adalah fitrah manusia dan menjadi tugas serta misinya di dunia. Untuk itu, dalam mencapai sebuah misi yang sukses diperlukan beribu cara agar mendidik menjadi lebih mudah dan efektif. Setiap metode dicoba dan dikaji untuk sebisa mungkin mencapai output yang diinginkan.
Jelaslah, ini merupakan tugas mulia, karena hasil atau output-nya adalah sebah improvement dari keadaan sebelumnya menjadi keadaan baru yang lebih baik berlandaskan ilmu dan pemahaman yang telah berkembang.
Filsafat itu berasal dari kata philosophia dan merupakan gabungan dari 2 kata, yaitu PHILOS berarti SAHABAT atau KEKASIH dan SHOPIA yang memiliki arti KEBIJAKSANAAN, PENGETAHUAN, KEARIFAN.
Dengan demikian maka arti dari kata philosophia adalah cinta pengetahuan. Dengan demikian dapat diartikan secara sederhana bahwa Filsafat Matematika adalah kecintaan yang mendalam pada matematika.
Salah satu tujuan dari filsafat adalah menemukan pemahaman dan tindakan yang sesuai. Filsafat erat kaitannya dengan ilmu, karena bagaimana pun, tujuan dipelajari ilmu adalah untuk dapat dipahami kemudian direalisasikan ke dalam kehidupan yang nyata. Tanpa pemahaman, ilmu tidak akan mungkin dapat dikuasai.
Matematika dan filsafat memiliki hubungan yang cukup erat, dibandingkan ilmu lainnya. Alasannya, filsafat merupakan pangkal untuk mempelajari ilmu dan matematika adalah ibu dari segala ilmu. Ada juga yang beranggapan bahwa filsafat dan matematika adalah ibu dari segala ilmu yang ada. Hubungan lainnya dari matematika dan filsafat karena kedua hal ini adalah apriori dan tidak eksperimentalis. Hasil dari keduanya tidak memerlukan bukti secara fisik.
Di Indonesia sendiri pengamalan filsafat dalam ilmu, khususnya matematika, masih sangat amat jarang, bahkan tidak ada! Terlebih lagi setelah menjamurnya pusat bimbingan belajar yang mengajarkan rumus-rumus praktis tanpa menyodorkan dasar pemahaman yang cukup memadai. Akhirnya ilmu hanya dipandang sebagai sesuatu yang pragmatis.
Jadi, adik-adikku, mendengar kata Filsafat Matematika jangan panik dulu. Jangan berkerut dulu dahinya, ya! Filsafat Matematika ini sangat sederhana untuk kalian pelajari. Jauh dari kerumitan konsep-konsep matematika yang ada di sekolah dasar! Filsafat Matematika di sini dapat kalian artikan: mengerti dan memahami dengan mendalam! Seru, bukan?
Jika kalian tidak memahami latar belakang suatu teori atau konsep matematika, tentu kalian hanya menghafalkan rumus. Pernahkah kalian memahami makna rumus matematika? Inilah penyebab mengapa matematika itu susah kalian pahami konsepnya.
Contoh sederhananya:
Jika kita tahu bahwa konsep perkalian adalah penjumlahan berulang, mengapa kalian harus membedakan 1 x 3 dan 3 x 1 ? Bukankah hasilnya sama saja?
Dalam filsafat matematika, kita memahaminya dengan cara mengambil perumpamaan berikut:
Samakah makna JAM EMPAT dan EMPAT JAM?
Kata pembentuknya sama, yaitu kata JAM dan kata EMPAT. Tetapi maknanya pasti berbeda jika letaknya diubah. JAM EMPAT menyatakan "pukul" empat. Sedangkan EMPAT JAM bermakna "waktu tempuh, durasi atau lamanya suatu proses".
Makna ini sama dengan konsep perkalian pada soal 1 x 3 dan 3 x 1, masing-masing dapat dijelaskan sebagai berikut:
1 x 3 = 3
3 x 1 = 1 + 1 + 1
Maknanya berbeda meski hasilnya sama. Coba kalian terapkan pada kehidupan sehari-hari. Jika kalian diminta dokter meminum obat dengan dosis 1 x 3 maka maknanya adalah kalian harus meminum obat tersebut 1 kali saja sebanyak 3 tablet sekaligus!
Coba dosisnya diubah menjadi 3 x 1. Makna dosis obat tersebut adalah 1 tablet diminum pagi, 1 tablet diminum siang dan 1 tablet lagi diminum malam hari.
Dosis mana yang tepat? Wah, tentunya kalian harus tanya pada dokter dan tergantung dari penyakitnya apa, bukan?
Itulah pentingnya menelusuri rahasia di balik konsep matematika. Jadi, ayo tingkatkan prestasi pelajaran matematikamu dengan belajar Filsafat Matematika! Mau contoh lagi? Kalian bisa download EBOOK: 5 Langkah Rahasia Berhitung Mudah (menguasai operasi hitung kali bagi tambah kurang hingga bilangan tak terbatas dalam 5 hari). Klik aja download ebook di bagian atas situs ini.
Komunitas Belajar Filsafat Matematika (KBFM) didirikan sebagai wadah bagi para siswa yang merasa mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika.
Wass. Wr. Wb.
Ana S. Nurhasanah






